Pengertian dan Macam-macam Media Transmisi Jaringan

10 views

Pengertian dan Macam-macam Media Transmisi Jaringan

Pengertian dan Macam-macam Media Transmisi Jaringan
Pengertian dan Macam-macam Media Transmisi Jaringan
Pengertian dan Macam-macam Media Transmisi Jaringan – Selamat datang di Blog Kreatipku dalam kesempatan ini admin akan membahas materi Rangkuman Media Transmisi jaringan  dalam postingan ini admin akan menjelaskan secara gamblang di bawan ini dengan berbagai sumber dan tentunya pengetahuan yang admin ketahui selama menimba Ilmu di jurusan TKJ Silahkan kalian bisa membacanya karena sudah admin rangkum menjadi lebih singkat dan lebih mudah bahasanya inilah rangkuman Pengertian dan Macam-macam Media Transmisi Jaringan .
media transmisi jaringan ialah medium fisik yang merupakan penghubung antar host yang saling berkomunikasi, mampu berbentuk jalur tunggal dengan satu jenis media maupun berupa satu sistem transmisi media. secara teknis, prosesnya memanfaatkan gelombang elektro magnetik, yang setelahnya dibedakan menjadi dua macam, yaitu media guided (wireline) dan media unguided (wireless).

” Pengertian dan Macam-macam Media Transmisi Jaringan “
1. media guided  media transmisi yang meterapkan pengiriman info/data menggunakan media yang tampak secara fisik, gelombang dipandu pengirimannya sepanjang jalur dimana sinyal disebarkan, meliputi twisted pair, coaxial cable (tembaga) dan fiber optic. pada media ini kualitas dan batasan jarak jangkau pengiriman ditentukan oleh fisik media mirip faktor bahan.
2. media unguided mentransmisikan gelombang tidak tampak (cahaya/ gelombang elektro magnetik), namun tidak memandunya sekalian. bentuk transmisi ini tidak memerlukan kabel sebagai penghantarnya. udara bebas, atmosfer dan ruang angkasa (komunikasi satelit) merupakan contoh dari media un guided. kualitas dan karakteristiknya lebih ditentukan oleh kualitas sinyal yang dihasilkan melalui antenna transmisi dibandingkan oleh medianya sendiri. media ini memanfaatkan antenna untuk transmisi di udara, ruang hampa maupun air. teknik pentransmisian ini digunakan untuk komunikasi info mencakup radio siaran, gelombang mikro terrestrial dan satelit.
berdasarkan sinyal yang merupakan fungsi waktu, media transmisi dapat dikategorikan menjadi media kontinu dan diskrit (discrete). media kontinu, ialah media dengan sinyal dimana intensitasnya berubah-ubah dalam bentuk halus sepanjang waktu, dengan kata lain tidak ada sinyal yang terputus (diskontinu), contohnya sinyal percakapan. sedangkan media diskrit (discrete) ialah media dengan sinyal dimana intensitasnya mempertahankan level yang konstan selama beberapa perioden waktu dan kemudia berubah ke level konstan yang lain, dapat dicontohkan dengan biner 1 dan 0.
media transmisi ialah media yang dapat digunakan untuk mengirimkan info dari suatu tempat ke tempat lain. dalam jaringan, semua media yang dapat menyalurkan gelombang listrik maupun elektromagnetik maupun cahaya dapat dipakai sebagai media pengirim, baik untuk pengiriman dan penerimaan data. pilihan media transmisi (pengirim) untuk keperluan komunikasi data tergantung pada beberapa faktor, mirip harga, performance jaringan yang dikehendaki, ada maupun tidaknya medium tersebut.
a. copper media
copper media merupakan semua media transmisi data yang terbuat dari bahan tembaga. orang biasanya menyebut dengan nama kabel. data yang dikirim melalui kabel, bentuknya ialah sinyal-sinyal listrik (tegangan maupun arus) digital.
jenis-jenis kabel yang dipakai sebagai transmisi data pada jaringan :
1. coaxial cable
kabel ini seringkali digunakan sebagai kabel antena tv. disebut juga sebagai kabel bnc (bayonet naur connector). kabel ini merupakan kabel yang paling banyak digunakan pada lan, alasannya ialah mempunyai perlindungan terhadap derau yang lebih tinggi, murah, dan bisa mengirimkan data dengan kecepatan standar.
ada 4 jenis kabel coaxial, yaitu :
thinnet maupun rg-58 (10base2)
rg-58
thicknet maupun rg-8 (10base5).
rg-8
rg-59
rg-59
rg-6
rg-6
ada 3 jenis konektor pada kabel coaxial, yaitu t konektor, i konektor (socket) dan bnc konektor. keuntungan menggunakan kabel koaksial ialah lebih murah dari pada kabel fiber optic dan jarak jangkauannya cukup jauh dari kabel jenis utp/stp yang menggunakan repeater sebagai penguatnya. kekurangannya ialah susah pada ketika instalasi, baik installasi konektor maupun kabel. untuk ketika ini kabel koaksial sudah tidak direkomendasikan lagi intuk instalasi jaringan.
2. twisted-pair cable
twisted pair terdiri dari 2 jenis :
utp-stp-cable
kabel stp (shielded twisted pair)
keuntungan menggunakan kabel stp ialah lebih tahan terhadap interferensi gelombang elektromagnetik baik dari dari dalam maupun dari luar. kekurangannya ialah mahal, susah pada ketika instalasi (terutama masalah grounding), dan jarak jangkauannya hanya 100m .
kabel utp (unshielded twisted pair)
keuntungan menggunakan kabel utp ialah murah dan gampang diinstalasi. kekurangannya ialah rentan terhadap interferensi gelombang elektromagnetik, dan jarak jangkauannya hanya 100m.
ada beberapa kategori untuk kabel twisted pair, yaitu :
• kategori 1 (cat-1).
umumnya menggunakan konduktor pistiadat standar awg sebanyak 22 maupun 24 pin dengan range impedansi yang lebar. digunakan pada koneksi telepon dan tidak direkomendasikan untuk transmisi data.
• kategori 2 (cat-2).
range impedansi yang lebar, seringkali digunakan pada sistem pbx dan sistem alarm. transmisi data isdn menggunakan kabel kategori 2, dengan bandwidth maksimum 1 mbps.
• kategori 3 (cat-3).
seringkali disebut kabel voice grade, menggunakan konduktor pistiadat sebanyak 22 maupun 24 pin dengan impedansi 100 ω dan berfungsi hingga 16 mbps. dapat digunakan untuk jaringan 10baset dan token ring dengan bandwidth 4 mbps.
• kategori 4 (cat-4).
mirip kategori 3 dengan bandwidth 20 mbps, dilakukan pada jaringan token ring dengan bandwidth 16 mbps.
• kategori 5 (cat-5).
merupakan kabel twisted pair paling bagus (data grade) dengan bandwidth 100 mbps dan jangkauan transmisi maksimum 100 m.
b. optical media
singlemodeada tiga jenis kabel fiber optic yang biasanya digunakan, yaitu single mode, multi mode dan plastic optical fiber yang berfungsi sebagai petunjuk cahaya dari ujung kabel ke ujung kabel lainnya. dari transmitter^ receiver, yang mengubah pulsa elektronik ke cahaya dan sebaliknya, dalam bentuk light-emitting diode maupunpun laser. kabel fiber optic single mode merupakan fiber glasstunggal dengan membisueter 8.3 hingga 10 mikrometer, mempunyai satu jenis transmisi yang dapat mengantarkan data berkapasitas besar dengan kecepatan tinggi untuk jarak jauh, dan membutuhkan sumber cahaya dengan lebar spektrum yang lebih kecil. kebisaan kabel jenis single mode dalam mengantarkan transmisi ialah 50 kali lebih cepat dari kabel jenis multimode,alasannya ialah mempunyai core yang lebih kecil sehingga dapat menghilangkan setiap distorsi dan pulsa cahaya yang tumpang tindih.
multimode kabel fiber optic multimode terbuat dari fiberglass dengan membisueter lebih besar, yaitu 50 hingga dengan 100 mikrometer yang dapat mengantarkan data berkapasitas besar dengan kecepatan tinggi untuk jarak menengah. apajika jarak yang ditempuh lebih dari 3000 kaki, akan terjadi distorsi sinyal pada sisi penerima yang menyebabkan transmisi data menjadi tidak akurat. sedang plastic optical’fiber ialah kabel berbasis plastik terbaru yang menjamin tingkat performa yang sama dengan fiber glass dalam jarak pendek dengan biaya yang jauh lebih murah. ketika ini, fiber optic telah digunakan sebagai standar kabel data dalam biding physical layer telekomunikasi maupun jaringan, mirip perangkat tv kabel, juga sistem keamanan yang menggunakan closed circuit television (cctv), dan lain sebagainya bahan dasar dari optical media ialah kaca dengan ukuran yang sangat kecil (skala mikron).biasanya dikenal dengan nama fibre optic (serat optic). data yang dilewatkan pada medium ini dalam bentuk cahaya (laser maupun inframerah).
satu buah kabel fibre optic terdiri atas dua fiber, satu berfungsi untuk transmit (tx) dan satunya untuk receive (rx) sehingga komunikasi dengan fibre optic bisa terjadi dua arah secara bersama-sama (full duplex).
c. wireless network
ketika ini sudah banyak digunakan jaringan tanpa kabel (wireless network), transmisi data menggunakan sinar infra merah maupun gelombang mikro untuk menghantarkan data. walaupun kedengarannya praktis, namun kendala yang dihadapi disini ialah masalah jarak, bandwidth, dan mahalnya biaya. namun demikian untuk kebutuhan lan di dalam gedung, ketika ini sudah dikembangkan teknologi wireless untuk active hub (wireless access point) dan wireless lan card (pengganti nic), sehingga bisa menurunkan semrawutnya kabel transmisi data pada jaringan komputer. wireless access point juga bisa digabungkan (up-link) dengan activehub dari jaringan yang sudah ada.
pci-card-wifi wrt54gl
media transmisi wireless menggunakan gelombang radio frekudapan manisnsi tinggi. biasanya gelombang elektromagnetik dengan frekudapan manisnsi 2.4 ghz dan 5 ghz. data-data digital yang dikirim melalui wireless ini akan dimodulasikan ke dalam gelombang elektromagnetik ini.
TAGS:
media transmisi jaringan komputer
jenis media transmisi
media transmisi data
contoh media transmisi
media transmisi tanpa kabel
media transmisi komunikasi data
media transmisi kabel
media transmisi data yang paling cepat
kelebihan dan kekurangan media kabel
spektrum gelombang elektromagnetik yang dimanfaatkan untuk pengiriman transmisi data digital
jelaskan perbedaan antara komputer yang terhubung jaringan dengan yang tidak
kelebihan dan kekurangan media transmisi nirkabel
spektrum gelombang elektromagnetik untuk pengiriman transmisi data digital
apa yang kamu ketahui tentang web browser
kelebihan dan kekurangan media transmisi menggunakan kabel
sebutkan karakteristik kabel fiber optik
jenis media transmisi pada jaringan komputer
kelebihan dan kekurangan media transmisi
makalah media transmisi
jenis media transmisi data
contoh media transmisi
media transmisi kabel
media transmisi komunikasi data
kapan dns resolution terjadi
jenis media transmisi
macam macam media transmisi
contoh media transmisi
media transmisi kabel
media transmisi komunikasi data
media transmisi guided dan unguided
media transmisi tanpa kabel
makalah media transmisi