Pengertian, Keuntungan, dan Macam-Macam Teknologi Ramah Lingkungan

12 views

Pengertian , Keuntungan dan macam – macam Teknologi Ramah Lingkungan

Pengertian , Keuntungan dan macam - macam Teknologi Ramah Lingkungan
Pengertian , Keuntungan dan macam – macam Teknologi Ramah Lingkungan
Pengertian , Keuntungan dan macam – macam Teknologi Ramah Lingkungan – lingkungan hidup (khususnya alam) merupakan objek untuk pemenuhan kebutuhan insan. tidak ada satu pun kebutuhan insan di dunia ini yang tidak bergantung pada lingkungan. namun, perilaku insan dalam memenuhi kebutuhannya yang semakin kompleks tak jarang mengabaikan tatanan lingkungan hidup. begitu pula teknologi yang diciptakan insan dari waktu ke waktu turut merusak lingkungan. penggunaan teknologi yang merusak misalnya menimbulkan polusi maupun dengan menguras sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. hal ini mengakibatkan munculnya masalah lingkungan, mirip pencemaran dan perubahan siklus cuaca yang lebih ekstrem. keadaan ini tidak akan memburuk, kalau ada perubahan yang diterapkan di seluruh dunia dan menggunakan teknologi yang lebih berkelanjutan. misalnya menggunakan teknologi ramah lingkungan. sebab dengan menggunakan teknologi ramah lingkungan akan sedikit mengeluarkan limbah sesampai risiko timbulnya bencana sangat kecil.
a. teknologi ramah lingkungan
teknologi ialah suatu ilmu pengetahuan terapan maupun keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diharapkan bagi kepribadian dan kenyamanan hidup insan. sedangkan teknologi ramah lingkungan (eco-friendly technology) merupakan segala jenis perangkat lunak teknologi yang dapat menunjukkan kepuasan penggunanya, dengan sumber daya lingkungan yang lebih rendah. secara umum, teknologi ramah lingkungan ialah teknologi yang hemat sumber daya lingkungan.
b. keuntungan teknologi ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari
keuntungan menggunakan teknologi ramah lingkungan ialah sebagai berikut.
menghemat sumber energi dan mengefisiensikan tenaga, baik tenaga insan, alam, maupun mesin.
menghindarkan insan dari bahaya polusi, penyebaran penyakit, keracunan, dan banyak sekali macam risiko negatif yang ditimbulkan.
menekan biaya pembuatan dan penggunaan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui.
mengurangi jumlah sampah anorganik yang tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme
c. macam-macam teknologi ramah lingkungan
berikut ini akan diterangkan beberapa jenis teknologi ramah lingkungan. contohnya mirip biofuel dan biogas.
1. biofuel
biofuel
biofuel ialah setiap bahan bakar ptata caraan, cairan, maupun gas yang dihasilkan oleh bahan-bahan organik. biofuel dapat dihasilkan secara pribadi dari tanaman maupun secara tidak pribadi dari limbah industri, komersial, domestik, maupun pertanian. ada tiga cara untuk menjadikan biofuel, yaitu:
pembakaran limbah organik kering (mirip buangan rumah tangga, limbah industri, dan pertanian).
fermentasi limbah basah (mirip kotoran hewan) tanpa oksigen, untuk menghasilkan biogas (mengandung hanya 50% metana). fermentasi limbah basah juga dapat diterapkan pada fermentasi tebu dan jagung untuk menghasilkan alkohol dan ester. saat ini pemerintah sedang menyebarkannya untuk biofuel.
energi dari hutan (menghasilkan kayu dari tanaman yang cepat tumbuh sebagai bahan bakar.
bahan bakar nabati (biofuel) terdiri atas tiga produk, yaitu:
a) biodiesel
biodiesel
biodiesel ialah bahan bakar diesel yang berbahan baku minyak nabati, minyak jarak pagar, dan minyak kelapa sawit. di negara-negara daerah eropa, biodiesel diproduksi dari minyak dengan menggunakan transesterifikasi dan merupakan cairan yang komposisinya mirip dengan diesel mineral. transesterifikasi ialah penggantian gugus alkil dari ester dengan gugus alkil dari alkohol dalam suatu proses yang menyerupai hidrolisis. bahan yang dipakai dalam hidrolisis bukan air melainkan alkohol. minyak dicampur dengan sodium hidroksida dan metanol (maupun etanol). reaksi kimia tersebut akan menghasilkan biodiesel (fame) dan glycerol. satu bagian glycerol dihasilkan untuk setiap sepuluh bagian biodiesel. bahan bakar biodiesel dapat digunakan pada semua mesin diesel setelah dicampur dengan diesel mineral. kebanyakan produsen kendaraan membatasi penggunaan biodiesel maksimal sebanyak 15% yang dicampur dengan diesel mineral.
b) bioalkohol
bioalkohol
bahan bakar ini menggunakan bahan baku singkong, tebu, dan sebagainya. alkohol yang umumnya diproduksi dengan proses biologi ialah etanol. adapun propanol dan butanol jarang diproduksi. etanol diproduksi dengan aksi mikroorganisme dan enzim melalui fermentasi gula maupun starch maupunpun selulosa.
adapun yang termasuk bioalkohol ialah sebagai berikut.
bioetanol, bahan bakar bioetanol merupakan bahan bakar yang paling umum di dunia. bahan bakar ini diproduksi dengan cara fermentasi gula yang dihasilkan dari gandum, jagung, sugar beet, sugar cane, molasses, dan gula maupun starch yang dapat dibuat untuk minuman memabukan. etanol dapat digunakan pada mesin sebagai pengganti bahan bakar bensin. etanol dapat dicampur bensin dengan perbandingan sekitar 15%. bahan bakar etanol ini memiliki angka oktan yang lebih tinggi sesampai mesin dapat terbakar lebih panas dan menjadi lebih efisien. untuk campuran etanol konpusatsi tinggi mesin perlu diterapkan modifikasi.
biobutanol, biobutanol tak jarang kali disebut sebagai pengganti bensin. bahan bakar ini dapat pribadi digunakan untuk bensin. biobutanol terbentuk dari abe fermentation (aseton, butanol, dan etanol). eksperimen modifikasi dari proses tersebut menghasilkan energi yang tinggi dengan butanol sebagai produk cair. butanol dapat menghasilakan energi yang lebih banyak sebab dapat terbakar pribadi tanpa meterapkan modifikasi mesin. butanol juga tidak mengakibatkan korosi.
c) minyak nabati asli (pure plant oil)
bahan bakar ini berasal dari bahan baku minyak nabati mirip minyak sayur. dalam beberapa kasus, minyak sayur dapat digunakan untuk memproduksi biodiesel yang dapat digunakan pada mesin diesel, setelah dicampur dengan bahan bakar diesel. minyak sayur bekas (jelantah) yang diproses menjadi biodiesel dapat digunakan sebagai bahan bakar. selain itu, minyak nabati asli dapat dijadikan sebagai pengganti minyak tanah.
2. biogas
biogas
biogas ialah gas yang gampang terbakar yang dihasilkan dari proses fermentasi bahan-bahan organik oleh bakteri anaerob (bakteri yang dapat hidup dalam lingkungan yang kedap udara). proses ini disebut juga dengan anaerobik digestion. gas yang dihasilkan sebagian besar berupa metana, sekitar 50%. bahan organik yang umumnya digunakan ialah limbah basah, mirip kotoran sapi, kerbau, maupun kambing.

macam-macam teknologi ramah lingkungan lainnya ialah:

  1. oven dan tungku, kedua alat tersebut dibuat dari tanah liat, drum bekas, semen/serbuk gergaji, pelat logam, dan pemanas tenaga matahari.
  2. bahan bakar memasak, dibuat dari briket arang dan arang bambu.
  3. pengering matahari, dibuat dari kayu dan kaca/plastik untuk mengeringkan ikan, daging, sayuran, kacang-kacangan, dan buah-buahan.
  4. sistem penyimpanan makanan dingin alami.
  5. listrik, dibuat dari sistem hidrolistik, biogas, tenaga matahari, dan angin.
  6. bahan bakar kendaraan beroda empat, dibuat dari minyak kelapa, untuk kendaraan beroda empat dan mesin diesel.
  7. pompa, pompa pemampat, pompa kaki, pompa pedal, dan pompa air tenaga matahari.
  8. penggiling berdayung.
  9. pemeras minyak.
  10. kerbau dan sapi untuk membajak lahan.
  11. dan masih banyak lagi
Trimakasih telah berkunjung
tags :
contoh contoh teknologi ramah lingkungan
kelebihan teknologi ramah lingkungan
pengertian energi ramah lingkungan
penerapan teknologi ramah lingkungan di bidang energi
6 prinsip teknologi ramah lingkungan
contoh pemanfaatan teknologi ramah lingkungan pada sektor pertanian
tujuan teknologi ramah lingkungan
contoh teknologi ramah lingkungan di bidang pertanian

Leave a reply "Pengertian, Keuntungan, dan Macam-Macam Teknologi Ramah Lingkungan"